Project Info

Location

Kota Baru Parahyangan, Bandung, Indonesia

Client/Owner

Yayasan Syifa Budi - Yayasan Parahyangan Satya

Site

2 ha

Floor

13.000 m2

Design Date

2002


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/h4s4nh/public_html/wp-content/themes/structurepress-pt-child/single-portfolio.php on line 119
[ English ] [ English ]

Pemenang pertama dalam Sayembara Arsitektur yang diselenggarakan oleh Dpartemen Arsitektur ITB dan Yayasan Syifa Budi/ Yayasan Parahyangan Satya, 2002.


Rancangan ini menunjukkan suatu cara mengintergrasikan bangunan pada lahan berkontur. Bangunan-bangunan ditempatkan melintang garis kontur sedemikian sehingga memiliki jumlah lantai berbeda-bedaa sesuai dengan bentuk permukaan tanah. Dengan ditumpu oleh kolom-kolom (pilotis) bangunan menonjol dan melayang di atas lereng tepi sungai. Orientasi massa bangunan demikian memungkinkan jendela-jendela ruang kelas menghadap ke Utara – Selatan untuk mendapat cahaya alami yang maksimal, dan sinar matahari langsung dapat dihindari; pada saat yang sama ruang kelas menghadap ke arah Kiblat.

Dengan selasar dan “kolong-kolong” bangunan seluruh kompleks dapat dicapai dalam segala cuaca.

Minaret mesjid terletak pada ujung lahan yang tinggi tampil sebagai landmark bagi jalan raya. Minaret yang tinggi di ujung yang satu dan menara air di ujung yang lain melambangkan dua dimensi kehidupan dalam Islam: dimensi ukhrowi dan dimensi duniawi

[ Bahasa Indonesia ]

The design won the first prize in the Architectural Design Competition, held by the Architecture Departement of The Bandung Institute of Technology (ITB) and the Syifa Budi Foundation/ Parahyangan Satya Foundation, 2002.


This design demonstrates one way of integrating buildings to the contoured site. The buildings are placed across the contour lines in such a way that they have different numbers of floors according to the shape of the land. Supported by pilotis, the buildings cantilevered over the sloping riverbank.

The orientation of the building masses allows openings of the classrooms facing North and South for maximizing natural light while minimizing direct sunlight; at same time the students sit facing the Qiblah.

The minaret of the mosque that sits at the end of the site which is higher than the adjacent road appears to be a “sign post” to the surroundings. The minaret and the water tower are two focal points for the central mall that connects the whole complex. These two towers symbolize two dimensions of life in Islam : the spiritual and the profane.