Rumah seluas 300 m2 ini awalnya didesain di atas lahan terbatas berbentuk trapesium.
Di tengah pembangunan, pemilik membeli sebidang tanah di bagian belakang dengan ketinggian 6 meter di atas tanah bagian depan. Bangunan yang sedang dibangun segera diubah agar dapat diintegrasikan dengan lahan baru.
Hasilnya adalah sebuah rumah dengan halaman belakang yang menarik dengan berbagai tingkatan. Ruang duduk di lantai dua terhubung ke halaman atas, sedangkan ruang makan terbuka ke halaman bawah dengan dinding penahan tanah yang dilapis batu susun-sirih sebagai bagian dari lanskapnya.
Ruang terbuka dengan amphitheater dan undakan-undakan diciptakan untuk menjadi tempat berkumpul keluarga dan teman, sekaligus sebagai solusi peralihan elevasi ke jalan belakang.
Selain itu, terdapat ruang berkumpul lainnya, seperti ruang tamu setinggi dua lantai, dan teras atap (rooftop) di mana pemandangan sekitarnya dapat dinikmati.
Fasade eksterior diberi finishing semen ekspos, sedangkan interiornya didominasi lantai ubin keramik dan lantai kayu serta dinding bercat putih krem. Lantai dan dinding ruang luar di-finish dengan batu andesit.
Semua ruangan mendapat ventilasi dan cahaya alami yang memadai. AC dipasang hanya di kamar tidur dan sebuah ruang pertemuan kecil.
The house area of 300 m2, was originally designed on a limited area of land in the shape of a trapezoid.
In the middle of the construction, the owner bought a piece of land in the back with an elevation of 6 meters above the front land. Structure under construction was modified accordingly to integrate with the new land.
The result is a house with attractive backyards of varying levels. The sitting room on the second floor connected to the upper courtyard, while the dining room opens onto the lower courtyard with retaining walls as part of the landscape.
The open space with the amphitheater and steps was created to be a gathering place for family and friends, as well as a solution to the elevation transition to the back street.
In addition, there are other gathering spaces, such as a two-story high living room, and a rooftop terrace where views of the surroundings can be enjoyed from above.
The exterior facade is finished with exposed cement, while the interior is dominated by ceramic tiles and wooden floors and off-white painted wall. The outdoor space ….
All rooms have adequate natural light and ventilation. Air conditioners was installed only in bedrooms and a small meeting room.
